Hasil Tes Urin Negatif

Posted by Arjuna

Meski pernah ‘diuji’ kesabarannya gara-gara ada anak buah yang tertangkap tangan membawa narkoba, tetapi Kajari Surabaya Rusdihadi Teguh Prasetyanto tidak patah arang. Setelah menggelar tes urin dan darah serentak untuk semua karyawan, kini Rusdihadi giliran mengumumkan, Jumat (6/7). Hasilnya, pria asli Kraksaan, Probolinggo ini patut berbangga. Sebab, tidak ada satupun anak buahnya yang dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika dan bahan-bahan terlarang. Ini berarti, 78 karyawan, termasuk jaksa dan staf Tata Usaha (TU) dinyatakan bersih dari narkoba. Hasil ini ditunjukkan oleh tim uji dari Laboratorium Prodia yang bertugas menggodok sampel urin dan darah. “Alhamdulillah. Hasil tes urin dan darah karyawan semuanya negatif. Tidak ada satupun yang positif,” katanya. Meski begitu, hasil tersebut tidak akan dijadikan panduan akhir. Sebab, bisa jadi setelah dites, karyawan akan terus mencoba bersinggungan dengan barang haram itu. Ditanya hal itu, Rusdihadi mengaku sudah membentuk dua tim sekaligus. Masing-masing adalah tim pengawas internal (waskat) dan tim intelijen yang langsung dikomandoi Kajari Surabaya. Selama bertugas, kerja tim lebih banyak ditekankan pada komando tertutup dan silent. “Meski tidak ada yang tertangkap tangan, saya akan terus memonitor. Saya akan turun langsung mengawasi hal ini,” kata pria yang gemar olahraga Footsal ini. Sekadar mengingatkan, beberapa waktu lalu seorang staf Pidana Umum (Pidum) Kejari Surabaya, Rudi Haryanto tertangkap tangan membawa 1,5 gram serbuk sabu-sabu. Penangkapan dilakukan Reskoba Polwiltabes Surabaya, Jumat (29/6). Paska penangkapan calon pegawai (capeg) itu, Kajari Surabaya langsung memerintahkan anak buahnya tes urin dan darah, tanpa kecuali. (*)

This entry was posted on Sabtu, 15 Desember 2007 at 09.18 . You can follow any responses to this entry through the comments feed .

0 komentar

Posting Komentar