PUTUS CINTA itu hak mu!!!! dan aku menangis dalam diam itu!! seribu kalimat menyergap dengan pucat rintih merintih teriris mulut tak sanggup berucap hanya kata maap mengunci langit gelap sayatan asmara hilang aku sembunyi di ari ari waktu membiarkan gelap menutup jendela pandang hanya kicau angin yang basah di kedua dinding mati aku kusam tak berarti biarlah biarlah... dan pergi... aku siap !
This entry was posted
on Senin, 17 Desember 2007
at 05.44
. You can follow any responses to this entry through the
comments feed
.