SURABAYA – Kendati Ketua Umum GP Ansor Saifullah Yusuf hampir pasti menjadi bacawagub, Ansor Jatim ternyata belum menentukan arah dukungannya.”Kami masih menunggu sampai calon-calon yang ada mendaftarkan diri di KPUD Jatim. Kalau sudah jelas, barulah kami menentukan sikap,” kata Ketua GP Ansor Jatim H.M. Rofiq, kemarin (13/2). Menurut dia, meski sekarang calon-calon dari NU bermunculan, tapi Ansor belum berani menentukan sikap dalam bentuk dukungan politik.
Kabar yang santer berkembang, sikap Ansor Jatim yang terkesan mengambang itu dilatarbelakangi perpecahan internal. Fungsionaris yang duduk di Ansor Jatim disebut lebih condong ke Choirul Anam (ketua umum PKNU). Ada juga yang menyebut bahwa kubu Anam kurang apresiatif terhadap Saifullah. Karena itu, kecil kemungkinan mereka mendukung Saiful.Namun, akar rumput Ansor disebut lebih menyukai sosok Gus Ipul karena selama ini dianggap ngayomi. Karena itulah, dukungan dari GP Ansor bisa jadi tidak tunggal. ”Kalau alasannya, no comment dulu lah. Sekarang masih belum kondusif,” ujar Rofiq.Bukankah NU dan jajarannya dilarang memberikan dukungan politik secara kelembagaan? Rofiq membenarkan hal tersebut. ”Tapi, dukungan politik itu kan hak setiap warga negara. Dan kami termasuk warga negara Indonesia,” ucapnya. Hanya saja, dia enggan menjelaskan apakah dukungan nanti dalam bentuk lembaga atau individu. (eko/oni)
This entry was posted
on Sabtu, 23 Februari 2008
at 09.50
. You can follow any responses to this entry through the
comments feed
.